PKLK – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memborong kain batik hasil karya siswa-siswi SLB Demak, Senin (15/5).

Ia memborongnya saat meninjau sekolah yang mengajukan diri agar 'dinegerikan' tersebut.

Ada dua jenis batik yang dipamerkan dalam kunjungan itu. Keduanya adalah batik ciprat dan batik tulis.

Selain menjual yang sudah jadi, siswa tuna rungu juga memperagakan bagaiman proses membatik kepada Gubernur.

"Ini adalah bentuk apresiasi, teman-teman berkebutuhan khusus sudah berupaya kini yang harus kita lakukan adalah apresiasi, batiknya bagus kok, bisa dibuat kemeja atau jenis pakaian lainnya," jelasnya.

Puluhan kain ia borong dengan harga permeter bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu, hingga 200 ribu.

Kepala SLB B, Ruslan, menjelaskan total ada 24 batik ciprat dan 25 batik tulis yang terjual dalam kunjungan yang hanya beberapa menit tersebut.

Menurutnya jumlah itu adalah penjualan tercepat dalam hitungan menit.

"Batik karya siwa-siswi kami ini memang sudah sering ikut pameran, tapi ini paling cepat ludes cuma beberapa menit, biasanya hitungan hari," bebernya.

Ruslan mengatakan kegiatan ekstra membatik memang merupakan unggulan di sekolah tersebut.

Selain membatik, siswa juga diajarkan cara bermain alat musik.